PEGAWAI LPMP KALIMANTAN SELATAN JALANI TES KEBUGARAN
PEGAWAI LPMP KALIMANTAN SELATAN JALANI TES KEBUGARAN
23 Jan 2020
Apakah anda sehat? Alhamdulillah. Tapi apakah anda bugar ? Jawabannya belum tentu. Karena sehat, belum tentu bugar. Sedangkan apabila bugar, sudah dipastikan Insya Allah - sehat. Pertanyaan inilah yang hendak dijawab, sehingga Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kalimantan Selatan melakukan pemeriksaan kebugaran terhadap karyawan dan karyawatinya, baik yang tercatat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Tidak Tetap (PTT), bahkan siswa magang, Rabu (22/1) kemarin.
Sebelum kegiatan dimulai, Drs Nuryanto, M.Pd, Kepala LPMP Kalsel mengungkapkan pemeriksaan kebugaran ini sudah lama direncanakan, agar semua mengetahui kondisi kebugarannya masing-masing serta bagaimana cara untuk meningkatkannya.
Sementara itu, Kepala Balai Kesehatan Olahraga Masyarakat (BKOM) Provinsi Kalimantan Selatan, H. Agussalim Mooduto, SKM, M.Kes, menyampaikan penghargaannya kepada LPMP Kalsel yang berinisiatif melakukan pemeriksaan kebugaran karyawan dan karyawatinya.

Pengarahan dari Kepala Balai Kesehatan Olahraga Masyarakat (BKOM) Provinsi Kalimantan Selatan,
H. Agussalim Mooduto, SKM, M.Kes didampingi oleh Kepala LPMP Kalimantan Selatan, Bapak Drs. Nuryanto, M.Pd
“Karena kebugaran ada hubungannya dengan kinerja. Sebenarnya pemeriksaan kebugaran ini merupakan rangkaian dari pemeriksaan kesehatan untuk tenaga kerja di atur dalam Peraturan Menakertrans dan Menkes. Karena itulah, saya sangat mengapresiasi insiatif dari LPMP Kalsel untuk melakukan pemeriksaan kebugaran, karena sangat jarang dinas atau instansi yang punya kesadaran ini, bahkan yang di bawah kementerian kesehatan sendiri. Untuk tahun 2020, LPMP Kalimantan Selatan yang pertama melakukan pemeriksaan,” katanya saat pengarahan di aula LPMP yang disambut aplaus dari peserta.

Foto bersama sebelum memulai kegiatan
Pemeriksaan ini dimulai dengan melakukan registrasi, pemeriksaan tekanan darah dan denyut nadi, kadar O2 dalam tubuh kemudian dilanjutkan dengan mengukur tinggi dan berat badan, lingkar pinggang serta persentasi lemak. Setelah itu baru berkonsultasi dengan dokter umum terlatih berdasarkan hasil pemeriksaan untuk kelayakan mengikuti dan diberi nomor dada. Ada 2 cara pemeriksaan. Untuk yang dalam kondisi fit diberikan nomor dada berwarna merah dan diminta lari atau jalan sebanyak 10 kali putaran atau dengan jarak 1,6 km dalam waktu sesingkat kemampuannya. Sementara yang kondisinya agak terganggu, misalnya tekanan darah terlalu tinggi, rendah, denyut nadi tidak normal, baru sembuh sakit, cedera atau lainnya, diberikan nomor dada warna ungu dan diminta jalan secepat mungkin selama 6 menit dan akan diukur jarak yang berhasil ditempuh selama waktu tersebut.

Pemeriksaan kesehatan sebelum tes kebugaran
Sebelum tes, peserta diwajibkan mengikuti peregangan yang dipandu oleh salah satu anggota BKOM. Setelah itu, peserta yang diberi nomor dada merah bergantian start lari di lintasan yang ditentukan. Setiap putaran dicatat. Ada yang kecepatannya stabil, ada yang makin lama makin lambat. Rata-rata peserta menyelesaikan jarak yang ditentukan dalam waktu 13 sampai dengan 20 menit.
Sementara yang bernomor dada ungu, melakukan tes dengan dipandu seorang petugas yang menghitung putaran dan memantau waktu yang telah ditentukan. Ada yang jalan cepat, setengah berlari, ada yang jalan santai saja.
Setelah menyelesaikan tes, peserta dipersilakan istirahat sambil menikmati kudapan sekaligus menunggu hasil yang mereka capai, Satu per satu dipanggil untuk mendengarkan tingkat kebugaran mereka, apakah kurang, cukup atau baik. Selain itu diberikan saran bagaimana cara lebih meningkatkan kebugaran. Rata-rata disarankan untuk olahraga, berupa renang, bersepeda, jogging atau jalan santai secara teratur, 2 atau 3 kali seminggu, sesuai dengan kondisi kebugaran mereka.
Semoga semua Pegawai LPMP Kalimantan Selatan selalu sehat dan bugar dalam beraktivitas di tahun 2020.

Bersiap memulai tes kebugaran


730 View