Ke Karimunjawa, Berbagi Praktik Baik dan Menikmati Surga Tersembunyi

Ke Karimunjawa, Berbagi Praktik Baik dan Menikmati Surga Tersembunyi

23 Dec 2023

Adi Cahyono

348 View

KARIMUNJAWA adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Karimunjawa juga merupakan kepulauan yang terdiri dari 27 pulau besar maupun kecil. Dari ke-27 pulau ini, hanya 5 pulau yang berpenghuni, yakni Pulau Karimunjawa, Kemujan, Nyamuk, Parang, dan Genting. Meskipun terbilang jauh dan terpencil karena akses yang lebih sulit dibanding daerah lain, namun Karimunjawa salah satu destinasi wisata favorit wisatawan local maupun mancanegara, terlebih sejak dikembangkan menjadi pesona wisata taman laut.

 

 

Dok/BPMP Prov Kalsel

KARIMUNJAWA – BPMP Prov Kalsel melaksanakan ‘Best Practice Pengelolaan dan Peningkatan Literasi dan Numerasi’ di Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Rabu (22/11/2023) – Minggu (26/11/2023).

 

 

Tempat inilah yang menjadi tujuan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP – sebelumnya – LPMP) Provinsi Kalimantan Selatan untuk melaksanakan kegiatan ‘Best Practice Pengelolaan dan Peningkatan Literasi dan Numerasi’, Rabu (22/11/2023) sampai Minggu (26/11/2023). Memulai perjalanan dari bandara Syamsuddin Noor, rombongan yang berjumlah 23 orang, terbang ke Semarang, Rabu (22/11/2023) pagi. Mendarat di Semarang, rombongan yang terdiri dari Kepala BPMP Prov Kalsel, Ketua Pokja, PIC PDM, konsultan, staff dan ko kapten dijemput bis di Bandara Jenderal Ahmad Yani untuk langsung menuju Kabupaten Jepara.

 

Perjalanan Semarang ke Jepara ditempuh selama lebih 3 jam, karena diselingi makan siang dan Shalat Zhuhur diisi dengan berkaraoke-ria atau tidur. Sekitar pukul 15.30 WIB, rombongan sampai ke Hotel Ocean View yang bagian belakangnya berada di pinggir Pantai Teluk Sambi. Tanpa menunggu istirahat, beberapa anggota rombongan langsung turun menikmati pemandangan Pantai Teluk Sambi dengan pasir putih dan segala fasilitasnya. Langsung mencari spot-spot foto menarik. Selain rombongan dari Kalsel, ikut bergabung juga Sudaryanta, S.Pd, M.Si dan Drs. Slamet Trihartanto dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Tengah.yang akan mendampingi sebagai narasumber.

 

 

Lis Maulina/BPMP Prov Kalsel

TELUK SAMBI – Rombongan BPMP Prov Kalsel menikmati Pantai Teluk Sambi yang berlokasi di belakang Hotel Ocean View, Kabupaten Jepara.

 

 

 

Ketika matahari semakin turun, hampir semua anggota rombongan turun ke Pantai menikmati sunset. Bermain air dan pasir, sembari mengambil foto atau video. Walaupun sunset hari itu diwarnai mendung, namun tidak mengurangi kegembiraan mereka. Sampai matahari benar-benar terbenam, dan malam mulai turun, beru mereka kembali ke kamar untuk beristirahat sambil menunggu waktu makan siang dan pembukaan kegiatan.

 

Sekitar pukul 19.00 WIB, rombongan menikmati makan malam sembari menunggu undangan dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jepara. Setelah para undangan datang, pembukaan kegiatan ‘Best Practice Pengelolaan Peningkatan Literasi dan Numerasi’ dimulai.

 

Dalam sambutannya, Kabid SD, Edi Utoyo, S.Pd, M.Pd yang mewakili Kepada Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jepara, menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan di wilayah mereka. Diakuinya nilai kompetensi literasi dan numerasi di wilayahnya masih tergolong rendah bila dibandingkan kabupaten kota tetangga.

 


Oktoviyan/BPMP Prov Kalsel

PEMBUKAAN – Mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jepara, Kabid SD, Edi Utoya, M.Pd memberikan sambutan dalam pembukaan Kegiatan ‘Best Practice Pengelolaan dan Peningkatan Literasi dan Numerasi’ di Hotel Ocean View, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Rabu (22/11/2023) malam.

 

 

 

 

“Namun kami merasa optimis, karena perhatian pemerintah daerah Kabupaten Jepara untuk digitalisasi sekolah itu cukup besar agar bisa meningkatkan literasi dan numerasi sekolah.Kemarin dibantu sekitar 560 chromebook untuk 112 sekolah. Jadi masing-masing mendapatkan 5 chromebook,” paparnya.

 

Di wilayahnya, Edi melanjutkan, ada 567 SD, 99 SMP, dan 1068 PAUD. Dengan jumlah sebesar itu, sangat tidak mungkin bila hanya mengandalkan APBD, sehingga mereka sangat mengharapkan bantuan dari DAK (Dana Alokasi Khusus) dengan mengoptimalkan data di Dapodik.

 

Khusus untuk Kecamatan Karimunjawa, dia menambahkan, Disdikpora Kabupaten Jepara juga sudah beberapa kali mengadakan kegiatan penguatan literasi dan numerasi di sana. Jadi diharapkannya, rombongan BPMP Prov Kalsel, menikmati proses penguatan literasi dan numerasi di Karimunjawa sekaligus menikmati keindahan alamnya.

 

Sementara itu, Kepala BPMP Provinsi Kalimantan Selatan, Yuli Haryanto, SE, M.Si, dalam sambutan sebelum membuka kegiatan, mengatakan memilih Kepulauan Karimunjawa sebagai tempat melaksanakan kegiatan ini dikarenakan Kalimantan Selatan juga memiliki wilayah yang mirip, yakni Kabupaten Kotabaru. Kabupaten ini terpisah dari Pulau Kalimantan dan terdiri dari pulau-pulau yang hanya bisa diakses menggunakan kapal. Diharapkan, dengan kegiatan ini, BPMP bisa berbagi praktik baik dengan beberapa sekolah yang dikunjungi di sana untuk bisa diterapkan di sekolah-sekolah di sana karena kemiripkan geografis tersebut.

 

Setelah pembukaan, dilanjutkan arahan skenario kegiatan. Rombongan dibagi menjadi 5 kelompok yang beranggota 5 orang untuk mengunjungi sekolah-sekolah di Karimunjawa. Sekolah-sekolah tersebut adalah SMPN 1 Karimunjawa, SDN 1 Karimunjawa, SDN 2 Karimunjawa, SDN 1 Kamujan, dan SDN 5 Kamujan. Selain arahan, sebelum peristirahat, peserta diberikan kuis dan pertanyaan yang diberikan narasumber dari BBPMP Prov Jateng dengan hadiah menarik. Setelah itu, baru semua peserta dipersilakan beristirahat.

                                                                       

                                                                        ***

 

 

Peserta Kegiatan ‘Best Practice Pengelolaan Peningkatan Literasi dan Numerasi’ diminta Bersiap di lobby Hotel Ocean View Regency, Kamis (23/11/2023) pukul 07.00 WIB. Setelah sarapan, mereka semua mengumpulkan koper dan check out dari hotel. Mereka diantar beberapa mobil menuju Pelabuhan Penyeberangan Kartini. Rombongan naik kapal cepat Express Bahari yang berangkat pukul 09.00 WIB di VIP yang harga tiketnya Rp230.000 per orang.

Ternyata gelombang Laut Jawa lumayan tinggi pada saat itu sehingga goyangan kapal terasa lumayan kuat juga. Sebagian peserta mabuk laut. Akibatnya waktu sekitar 2 jam lebih terasa lama. Ketika daratan mulai terlihat, tak terkira perasaan leganya.

Sesampai di Pulau Karimunjawa, cuaca terlihat mendung. Peserta sudah dijemput. Koper dan barang langsung diantar ke hotel, sementara orangnya dibawa lagi ke sebuah dermaga. Di sana mereka menaiki kapal untuk menuju Pulau Menjangan Besar.

Sampai di Pulau Menjangan Besar, peserta melihat-lihat penangkaran Ikan Hiu. Ada shalat Zhuhur dan ganti baju sambil menunggu makan siang. Ketika makan siang, hujan turun lumayan lebat. Untungnya cuma sebentar. Para peserta kemudian foto-foto dan rekam video di kolam hiu.  

 



Dok/BPMP Prov Kalsel

KOLAM HIU – Peserta ‘Best Practice Pengelolaan dan Peningkatan Literasi dan Numerasi’ singgah di Pulau Menjangan Besar untuk bermain di Kolam Penangkaran Hiu.

 

 

 

 

 

Setelah kenyang dan puas bermain di kolam hiu, peserta diantar ke spot snorkling. Sebelumnya Guide memberikan pengarahan kepada peserta yang ingin snorkling bagaimana cara menggunakan alatnya. Terlihat air laut bening sehingga keindahan terumbu karang dan ikan-ikannya bisa terlihat dari permukaan. Sesampai di spot yang dituju, sebagian peserta langsung terjun, berenang di laut dengan pelampungnya. Ada yang hanya foto-foto di kapal.

 



Dok/BPMP Prov Kalsel

SNORKLING – Berenang dan snorkling menikmati laut dangkal Karimunjawa juga dilakukan peserta ‘Best Practice Pengelolaan dan Peningkatan Literasi dan Numerasi’ BPMP Prov Kalsel.

 

 

 

Puas berenang menikmati terumbu karang, kapal melanjutkan perjalanan ke Pantai Tanjung Gelam. Pantai berpasir putih dengan air yang bening. Peserta kembali bermain air sambil foto-foto serta merekam video. Yang merasa lapar dan haus, jajan di beberapa warung yang ada sepinggiran Pantai. Mereka menawarkan minum dari the sampai air kepala. Juga camilan berupa gorengan.

 



Dok/BPMP Prov Kalsel

TANJUNG GELAM – Sebelum beristirahat di Hotel Royal Ocean View, Karimunjawa, peserta ‘Best Practice Pengelolaan dan Peningkatan Literasi dan Numerasi’ BPMP Prov Kalsel menyempatkan diri melikmati Pantai Tanjung Gelam.

 

 

Menjelang Magrib, peserta dijemput untuk kemudian dibawa ke Hotel Royal Ocean View. Hotel ini juga bagian belakangnya merupakan Pantai dan laut yang indah. Terletak ujung pulau sehingga tidak ada jaringan, namun Wifi hotel cukup untuk memenuhi kebutuhan internet tamu. Beberapa peserta menyempatkan diri menikmati Pantai sebelum beristirahat. Sebagian menyiapkan administrasi dan berbagai keperluan untuk ke sekolah esok pagi.

***

 

Sebelumnya peserta sudah dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok 1 yang dikomandani Kepala BPMP Prov Kalsel, Yuli Haryanto, SE, M.Si, Sudaryanto dari BBPMP Prov Jateng, Munirah, Muhammad Jazuli dan Husna Rusdiani. Kelompok 2 yang dipimpin Ketua Pokja 2, Achmad Mauluddin, bersama Fathanah, Evarianty Masfini, Endang Norsanti dan Lis Maulina. Kelompok 3 yang diketuai Konsultan BPMP Prov Kalsel, Cahyadi Widi Wahono, beranggotakan Ari Kesnawati, Ciriyani, Ida Rusita dan Rini Widiastuti. Kelompok 4 dipandu Ketua Pokja 4, Adi Cahyono dengan anggota Slamet Trihartanto dari BBPMP Prov. Jateng, Inggid Megasari, Ko Kapten Banjarbaru, Dr Ridha Rosyanti dan Oktoviyan Haryanto. Terakhir kelompok 5 dipimpin Widyaprada Akhmad Gafuri dengan anggota Muhammad Aras, Konsultan BPMP Prov Kalsel, Risda Amalia, Rahmiaty dan Sumiyati.

Ke-5 kelompok diantar secara terpisah menuju sekolah tujuan masing-masing. Kelompok 1 menuju SMPN 1 Karimunjawa, Kelompok 2 ke SDN 1 Karimunjawa, Kelompok 3 ke SDN 2 Karimunjawa, Kelompok 4 ke SDN 1 Kamujan, dan Kelompok 5 ke SDN 5 Kamujan. Masing-masing kelompok diwajibkan membuat laporan hasil ‘Best Practice’ atau praktik baik yang telah mereka laksanakan di sekolah-sekolah tersebut.

 


Husna Rusdiani / BPMP Prov Kalsel

SMPN 1 KARIMUNJAWA – Kepala BPMP Prov Kalsel, Yuli Haryanto SE, S.Si menyerahkan cindera mata ketika melaksanakan ‘Best Practice Pengelolaan dan Peningkatan Literasi dan Numerasi’ di SMPN 1 Karimunjawa.

 


Fathanah / BPMP Prov Kalsel

SDN 1 KARIMUNJAWA – Kelompok 2 yang melaksanakan ‘Best Practice Pengelolaan dan Peningkatan Literasi dan Numerasi’ di SDN 1 Karimunjawa disambut hangat.

 



Ida R / BPMP Prov Kalsel

SDN 2 KARIMUNJAWA– Kelompok 3 yang melaksanakan ‘Best Practice Pengelolaan dan Peningkatan Literasi dan Numerasi’ di SDN 2 Karimunjawa foto bersama dewan guru dan siswa.

 

 

 

Oktoviyan / BPMP Prov Kalsel

SDN 1 KAMUJAN – Kelompok 4 yang melaksanakan ‘Best Practice Pengelolaan dan Peningkatan Literasi dan Numerasi’ di SDN 1 Kamujan foto bersama dewan guru dan siswa.

 

 

 

Risda Amalia/ BPMP Prov Kalsel

SDN 5 KAMUJAN – Kelompok 5 yang melaksanakan ‘Best Practice Pengelolaan dan Peningkatan Literasi dan Numerasi’ di SDN 5 Kamujan foto bersama dewan guru dan siswa.

 

 

 

 

 

Sambutan pihak sekolah sangat ramah dan hangat atas kunjungan rombongan BPMP Prov Kalsel. Apalagi setelah pihak BPMP Kalsel memperkenalkan diri dan menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan. Dengan senang hati pihak sekolah melayani berbagai pertanyaan mengantar keliling sekolah. Dari kondisi kelas, perpustakaan dan berbagai fasilitas sekolah lainnya. Sampai dirasa informasi yang mereka kumpulkan cukup untuk menjadi bahan laporan dan pembelajaran.

Setelah selesai, rombongan berkumpul di Café Amore. Kelompok 2 yang mengunjungi SDN 1 Karimunjawa lebih dulu selesai dan menunggu di Café Amore. Café ini terletak di pinggir Pantai sehingga bisa istirahat sambil menikmati semilir angin laut. Selang beberapa lama, kelompok lain mulai berdatangan. Para lelaki kemudian berangkat Sholat Jumat, dan para wanita Shalat Zhuhur di Musholla terdekat. Sepulang shalat, makan siang bersama.

Sebelum kembali ke hotel, rombongan singgah ke Bukit Love atau cinta. Naik ke atas bukit untuk mencari spot foto dan video yang bagus sekaligus menikmati pemandangan laut dari atas bukit. Di sini juga ada café dan toko souvenir untuk pengunjung. Setelah puas menikmati bukit dan berbelanja oleh-oleh, rombongan kembali ke hotel.

 


 

Dok/BPMP Prov Kalsel

BUKIT LOVE – Setelah menyelesaikan tugas ‘Best Practice Pengelolaan dan Peningkatan Literasi dan Numerasi’ ke sekolah-sekolah, peserta singgah ke Bukit Love atau bukit cinta untuk menikmati pemandangan laut dari atas bukit.

 


 

Lis Maulina /BPMP Prov Kalsel

BELAKANG HOTEL – Sisa waktu di Karimunjawa dimanfaatkan Peserta ‘Best Practice Pengelolaan dan Peningkatan Literasi dan Numerasi’ untuk menikmati pemandangan Pantai dan laut di belakang Hotel Royal Ocean View.

 

 

 

Sebagian peserta memanfaatkan waktu di Hotel Royal Ocean View untuk istirahat. Sebagian lagi melanjutkan menikmati pemandangan laut dan pantai di belakang hotel. Ada yang berenang, ada yang hanya bermain-main sambil mengambil foto dan video sampai menjelang senja. Malamnya mereka menikmati seafood bakar untuk makan malam.

 

***

Pagi itu hujan turun disertai guntur sambung menyambung. Matahari belum sepenuhnya terbit, rombongan BPMP Prov Kalsel sudah tampak sibuk mempersiapkan diri untuk check out.  Koper-koper sudah dikumpulkan. Sarapan berupa nasi kotak juga dibagikan. Sebagian ada yang menyempatkan diri untuk sarapan di hotel sebelum berangkat. Sebagian membawanya saja untuk disantap kemudian.

Hujan mulai mereda. Tinggal gerimis tipis-tipis. Beberapa orang yang sudah siap, diantar ke Pelabuhan Penyeberangan. Jadwal keberangkatan kapal cepat pukul 07.00 waktu setempat. Ternyata kondisi laut masih bergelombang. Lebih tinggi daripada saat berangkat karena diwarnai hujan di laut. Namun perjalanan cukup lancar sampai di Pelabuhan Penyeberangan Kartini, Kabupaten Jepara.

Rombongan melanjutkan perjalanan menuju Semarang menggunakan bis. Selain singgah makan siang dan membeli oleh-oleh, sesuai permintaan rombongan singgah untuk ziarah ke makam Sunan Kalijaga di Kabupaten Demak. Peserta dibebaskan untuk berziarah. Ada yang masuk ke makam untuk berziarah dan membaca Surah Yasin. Ada yang Shalat Zhuhur di Mesjid Sunan Kalijaga karena tidak sempat shalat saat makan siang. Ada juga yang sekedar jajan, karena di area sekitar makam penuh dengan pedagang yang berjualan souvenir, oleh-oleh dan jajanan.

 



Achmad Mauluddin /BPMP Prov Kalsel

MESJID DEMAK – Sisa waktu di Karimunjawa dimanfaatkan Peserta ‘Best Practice Pengelolaan dan Peningkatan Literasi dan Numerasi’ untuk menikmati pemandangan Pantai dan laut di belakang Hotel Royal Ocean View.

 

Hanya sekitar 30 menit diberi waktu, rombongan melanjutkan perjalanan ke Mesjid Agung Demak. Selain foto-foto, peserta juga menyempatkan diri untuk Shalat Sunat Tahiyatul Mesjid di Mesjid yang didirikan Sultan pertama Kerajaan Demak, Raden Fatah ini. Setelah 30 menit, rombongan kembali melanjutkan perjalanan ke Semarang. Singgah ke toko oleh-oleh khas Jawa Tengah. Ada bandeng presto, lumpia, tahu bakso, dan camilan khas lainnya.

 

Matahari sudah terbenam ketika bus rombongan BPMP Prov Kalsel memasuki halaman BBPMP Provinsi Jawa Tengah di Semarang. Langsung menuju Wisma Kartini yang menjadi tempat menginap sebelum kembali terbang ke Banjarbaru keesokan harinya. Diharapkan peserta mendapatkan pengalaman dan pembelajaran berharga selama melakukan perjalanan ke Karimunjawa, surga tersembunyi di Jawa Tengah.

 

 

Foto / Peliput/ Penulis : Tim Best Practice Pengelolaan dan Peningkatan Literasi dan Numerasi BPMP Prov Kalsel

Editor : Lis Maulina