Guru Menangis, Tapi Tak Putus Asa
Guru Menangis, Tapi Tak Putus Asa
01 Dec 2021
BANJARBARU (LPMP
Prov Kalsel) – Karena pandemi, guru di seluruh Indonesia menangis
melihat murid mereka semakin hari
semakin bosan, kesepian, dan kehilangan disiplin. Tidak hanya tekanan
psikologis karena Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), banyak guru mengalami tekanan
ekonomi untuk memperjuangkan keluarga mereka agar bisa “makan”. Sangat wajar
jika dalam situasi ini banyak guru yang terdemotivasi.
Kenyataan ini diungkapkan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) RI, Nadiem Anwar Makarim dalam Pidato Peringatan Hari Guru Tahun 2021 yang dibacakan Kasubbag TU LPMP Provinsi Kalimantan Selatan, Sucipto, ST, S.Pd, M.Kom, dihadapan peserta upacara yang digelar Kamis, (25/11) di Halaman Kantor LPMP Prov Kalsel.

LPMP Prov Kalsel / LPMP Prov Kalsel
HARI GURU NASIONAL – Kepala Subbag TU LPMP Provinsi Kalimantan Selatan, Sucipto,
ST, S.Pd, M.Kom bertindak sebagai Pembina Upacara yang membacakan Pidato
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) RI dalam
rangka Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2021.
“Tapi ternyata ada fenomena yang tidak terkira. Saat saya menginap di rumah guru honorer di Lombok Tengah, saat saya menginap di rumah Guru Penggerak di Yogyakarta, saat saya menginap bersama santri di pesantren di Jawa Timur, saya sama sekali tidak mendengar kata ‘putus asa’,” lanjut Sucipto membaca.
Saat
sarapan dengan mereka, lanjutnya,
dia mendengarkan terobosan-terobosan yang mereka
inginkan di sekolah mereka. Wajah mereka terlihat semangat membahas platform
teknologi yang cocok dan tidak cocok untuk mereka. Dengan penuh percaya diri,
mereka memuji dan mengkritik kebijakan dengan hati nurani mereka.
“Di situlah saya baru
menyadari bahwa pandemi ini tidak memadamkan semangat para guru, tapi justru
menyalakan obor perubahan. Guru-guru se-Indonesia menginginkan perubahan, dan
kami mendengar,”
imbuhnya.
Karena itulah, Nadiem menegaskan, tidak akan menyerah untuk memperjuangkan Merdeka Belajar, demi kehidupan dan masa depan guru se-Indonesia yang lebih baik.

LPMP Prov Kalsel / LPMP Prov Kalsel
PENGIBARAN BENDERA – Upacara diawali dengan mengibarkan Bendera Merah
Putih diiringi Lagu ‘Indonesia Raya’.
Penyelenggaraan Upacara Peringatan Hari Guru Nasional di LPMP Prov Kalsel berlangsung hikmat, dihadiri seluruh ASN yang tidak melaksanakan tugas di luar kantor dengan menggunakan pakaian adat. Diawali dengan mengibarkan Bendera Merah Putih diiringi Lagu ‘Indonesia Raya’. Selain itu juga dinyanyikan ‘Lagu Hymne Guru’ dan ‘Terima Kasih Guruku’, sebelum dan sesudah pembacaan pidato dalam amanat Pembina upacara. Pada kesempatan itu juga diserahkan penghargaan dari PPPPTK IPA kepada Mahropiono, S.Pd, MH, Dahliani, S.Pd, M.Pd, dan Siti Ramlah, S.Pd, MS sebagai Replikasi Terbaik Literasi Sains LPMP Provinsi Kalimantan Selatan.

LPMP Prov Kalsel / LPMP Prov Kalsel
PENGIBARAN BENDERA – Pada kesempatan itu juga diserahkan penghargaan dari PPPPTK IPA kepada Mahropiono, S.Pd, MH, Dahliani, S.Pd, M.Pd, dan Siti Ramlah, S.Pd, MS sebagai Replikasi Terbaik Literasi Sains LPMP Provinsi Kalimantan Selatan.
Peliput / Penulis : Tim LPMP Prov Kalsel
Foto : Tim LPMP Prov Kalsel
Editor : Lis Maulina

581 View