Camat, Pembakal dan Lurah se-Kabupaten Hulu Sungai Tengah Ikuti Sosialisasi Penanganan Anak Tidak Sekolah

Camat, Pembakal dan Lurah se-Kabupaten Hulu Sungai Tengah Ikuti Sosialisasi Penanganan Anak Tidak Sekolah

06 Aug 2024

Tusino

379 View

Sebanyak 169 Lurah dan Pembakal serta 11 Camat mengikuti sosialisasi Penanganan Anak Tidak Sekolah (PATS) di Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Hulu Sungai Tengah pada hari Selasa 6 Agustus 2024. Sosialisasi ini juga dihadiri oleh Forkopimda, Sekda, Asisten, Pimpinan Perangkat Daerah, Pimpinan Organisasi Keagamaan, Pimpinan Ponpes, MUI Kab. HST, Kemenag Kab. HST, Perguruan Tinggi / Universitas, BPS, Baznas serta Kepala SMA dan SMK. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah, Bapak Drs. H. Mansyah Sabri. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah menyampaikan bahwa “Penanganan anak tidak sekolah harus kita keroyok, yang artinya perlu dukungan dari banyak pihak”. Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada BPMP Kalimantan Selatan yang sudah hadir dan menjadi narasumber dalam kegiatan ini.


Selanjutnya, sesi paparan dan diskusi yang dimoderatori oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Bapak H. Muhammad Anhar, S.STP.,ME. Pada kesempatan kali ini, BPMP Kalimantan Selatan menyampaikan materi tentang “Capaian dan Strategi Peningkatan Standar Pelayanan Minimal (SPM) BIdang Pendidikan Kab. HST” dan materi tentang “Strategi Penanganan Anak Tidak Sekolah” dan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab.
Tujuan dari kegiatan supaya seluruh pihak dan pemangku kepentingan memiliki pemahaman yang sama tentang latar belakang, strategi serta tujuan dari penanganan ATS.. Menurut data dari Kemendikbudristek https://pd.data.kemdikbud.go.id/ATS per 6 Agustus 2024, data ATS di Kabupaten Hulu Sungai Tengah sejumlah 4.618 ATS.
Kegiatan ditutup dengan Penandatanganan Dukungan dan Komitmen Bersama, Program Penanganan Anak Tidak Sekolah (PATS) di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Melalui kegiatan ini, harapannya seluruh pihak dan pemangku kepentingan dapat memberikan dukungan dan komitmen bersama dalam proses penanganan Anak Tidak Sekolah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.