BATATAI (Bahasan Serius tapi Santai) : Gerakan Transisi PAUD SD Menyenangkan, Koordinasi dengan Dinas dan Mitra tentang Perubahan Pembelajaran

BATATAI (Bahasan Serius tapi Santai) : Gerakan Transisi PAUD SD Menyenangkan, Koordinasi dengan Dinas dan Mitra tentang Perubahan Pembelajaran

02 Jul 2024

Tusino

338 View

BPMP Provinsi Kalimantan Selatan kembali melaksanakan webinar  melalui kegiatan bahasan serius tapi santai (BATATAI) pada hari Selasa tanggal 2 Juli 2024 dengan tajuk Gerakan Transisi PAUD SD Menyenangkan, Koordinasi dengan Dinas dan Mitra tentang Perubahan Pembelajaran”. Kegiatan dibuka oleh Bapak Yuli Haryanto, SE,. M.Si selaku Kepala BPMP Provinsi Kalimantan Selatan yang memberikan arahan agar dinas pendidikan dan mitra bekerjasama dengan melibatkan Bunda PAUD Kab/kota sehingga gerakan transisi PAUD SD menyenangkan dapat menjadi bagian dalam ekosistem pendidikan guna membina membangun kemampuan fondasi anak secara holistik dan memenuhi hak anak memperoleh pembinaan kemampuan fondasi.

Kegiatan webinar tersebut dimoderatori oleh Ibu Sri Iswahyuningsih, S.P., M.Pd (Widyaprada Ahli Madya selaku PIC PDM-09 BPMP Provinsi Kalimantan Selatan) yang dengan narasumber Bapak Achmad Mauluddin, S.Kom., M.Pd yang menyampaikan bahasan progres implementasi gerakan transisi PAUD SD di Kalimantan Selatan dan peran Dinas Pendidikan serta mitra dalam gerakan transisi  PAUD SD, Ibu Wulan Surandika,  S.Pd., M.Pd memberikan gambaran perubahan pembelajaran yang diharapkan dalam rangka mendukung pencapaian visi gerakan transisi PAUD-SD Menyenangkan yaitu terbangunya enam kemampuan fondasi anak dan selarasnya pembelajaran di PAUD dan Di SD kelas Awal, selanjutnya berbagi praktik baik yang dilakukan Mitra dari unsur pengawas SD di Kabupaten Tanah Laut oleh Ibu Aluh  Rusihan Ulfa, S.Pd., M.Pd. Adanya webinar ini diharapkan antara Dinas Pendidikan, Mitra dapat terjalin kerjasama dan memiliki persepsi yang sama terkait perubahan pembelajaran di PAUD dan Khususnya SD kelas awal yang salah satunya adalah tidak diperbolehkannya asesmen melalui metode testing di SD kelas awal dan diarahkan melalui asesmen otentik dengan metode observasi dan unjuk kerja.