131 Sekolah di Kalsel Belum Melakukan Sinkronisasi Dapodik Per Tanggal 31 Maret 2020
131 Sekolah di Kalsel Belum Melakukan Sinkronisasi Dapodik Per Tanggal 31 Maret 2020
01 Apr 2020
Telah disampaikan oleh Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah bahwa akan dilakukan pemeliharaan/maintenance server sebagai persiapan pengembangan Aplikasi Dapodik versi baru dan pembaruan Manajemen Dapodik. Untuk itu sinkronisasi menggunakan Aplikasi Dapodikdasmen versi 2020 akan ditutup pada 10 Mei 2020 pukul 23.59 WIB. Aplikasi Dapodik versi baru dan pembaruan Manajemen Dapodik. Ditargetkan dirilis pada awal Juni 2020.
Untuk itu diharapkan peran aktif dari Dinas Pendidikan Kab/Kota/Provinsi sesuai dengan kewenangannya untuk mendorong sekolah di daerahnya segera melakukan sinkronisasi menggunakan Aplikasi Dapodikdasmen versi 2020.
Dapodik merupakan sistem transaksional Kemendikbud, berdasarkan Permendikbud Nomor 8 Tahun 2020 Tentang Petunjuk Teknis BOS Reguler disebutkan bahwa penetapan sekolah penerima dana BOS Reguler akan didasarkan pada Dapodik per tanggal 31 Agustus (Cut Off). Dan data pada Dapodik per tanggal 31 Agustus ini akan digunakan untuk penetapan penyaluran dana BOS Reguler tahap III tahun berjalan dan penyaluran dana BOS Reguler tahap I dan tahap II tahun berikutnya.
Dalam rangka memantau dan memastikan semua sekolah telah melakukan sinkronisasi sebelum batas waktu diatas, maka disampaikan daftar sekolah yang belum melakukan sinkronisasi per-tanggal 31 Maret 2020 untuk Provinsi Kalimantan Selatan.

Dan ucapan Selamat kepada Kabupaten Hulu Sungai Utara sebagai salah satu Kabupaten/Kota yang menempati posisi teratas sebagai kabupaten/Kota dengan persentase sinkronisasi tertinggi per-tanggal 31 Maret 2020.

749 View